Quote: Novel “5 cm” Karya Donny Dhirgantoro

Published September 15, 2019 by Rabiatul Adawiyah
PhotoGrid_1568465540168

Sumber gambar: Dokumen Pribadi

 

“yang bisa dilakukan seorang makhluk bernama manusia terhadap mimpi-mimpi dan keyakinannya adalah mereka hanya tinggal mempercayainya…”

 

“Buku Indonesia sepanjang masa” –goodreads Indonesia

Menjadi buku paling laris di jagat Indonesia raya, “5 cm” mampu menyedot perhatian makhluk bernama manusia untuk mulai bermimpi, kembali bermimpi, menghidupkan mimpi, atau terus memperjuangkan mimpi. Kita punya mimpi? Apakah mimpi-mimpi itu berhasil kita wujudkan? Jika belum, orang bijak mengatakan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Jangan berhenti, teruslah mencoba. Oke! Baca selengkapnya →

Iklan

Ujian Tertulis Reporter DAAI TV Medan

Published Agustus 15, 2019 by Rabiatul Adawiyah
index

Sumber gambar: google.com

Ingin keliling dunia menjadi alasan saya meng-apply lamaran kerja ke DAAI TV – salah satu stasiun televisi swasta yang program acaranya selalu saya lewatkan, kecuali Peace of Mind.

Bukan cita-cita masa kecil. Ketertarikan pada dunia broadcasting hanya sebuah keisengan mendadak yang muncul ketika saya lebih banyak menghabiskan waktu di indekos sendiri tanpa siapa pun selain televisi. Baca selengkapnya →

Catatan Rasa Kesekian

Published Agustus 6, 2019 by Rabiatul Adawiyah

Sumber gambar: Dokumen pribadi

Akhirnya rindu luruh,
Setelah sekian lama bergemuruh
Menunggu hingga mengembun peluh
Ah, hatiku menjadi rusuh
Engkau yang tak peka berubah musuh
Benar begitu?
Aku menggantung asa di langit biru
Harap taut rindu pada temu
Tapi sekarang, segala beralih sendu
Semua menjelma rong-rongan pilu
Kau di mana?
Lama aku ada diketidakpastian aksara
Mau pun lisan bersuara
Ya, ya, kausengaja melupakan segala
Akhirnya tiba semua tiada.

TP. 06-08-19

Quote: Novel “Di Bawah Lindungan Ka’bah” Karya Hamka

Published Juli 24, 2019 by Rabiatul Adawiyah

 

IMG-20190726-WA0001

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi

“DBLK juga menjadi wakil Indonesia untuk dikirim ke Academy Awards kategori Foreign Language Film,” kata Sekretaris ASEAN Film Festival, Lalu Roisamri. Sumber: Republika.co.id, 17 Nop. 2011.

 

Cinta dan budaya selalu menjadi unsur intrinsik karya penulis kelahiran Sumatera Barat, 17 Pebruari 1908 ini. Dan, cerita yang Buya, begitu beliau dipanggil, tulis kerap berujung pada kasih tak sampai, novel “Di Bawah Lindungan Ka’bah” salah satunya.

Dikisahkan Hamid kecil yang yatim membantu meringankan beban ibunya dengan berjualan kue dari lorong ke lorong, dari rumah ke rumah. Hingga pada suatu kesempatan ibu Zainab membeli dagangannya. Singkat cerita, Hamid kecil mendapat perhatian lebih dari keluarga Zainab yang kaya. Hamid melanjutkan sekolah di Hindia Belanda dengan biaya dari ayah Zainab, Haji Ja’far.

Hamid kecil tumbuh dewasa, begitu pun Zainab. Kisah cinta dua cucu Adam dimulai, namun cinta itu tersimpan rapi dalam hati, sebab adat begitu mengikat, latar belakang sosial tak sederajat. Zainab dijodohkan, Hamid membawa hatinya yang patah hingga bertaut pada Ka’bah. Baca selengkapnya →

Jawaban sang Guru dalam “Manuskrip yang Ditemukan di Accra” Karya Paulo Coelho

Published Juli 2, 2019 by Rabiatul Adawiyah
Hasil gambar untuk paulo coelho and his book manuscript found in accra

Sumber Gambar: google.com

Apakah kesuksesan itu? Kesuksesan adalah bisa pergi tidur setiap malam dengan jiwa yang damai.

 

Paulo Coelho dikenal sebagai seorang novelis dan anggota Brazilian Academy of Letters. Tahun 2007 Coelho terpilih sebagai Pembawa Pesan Damai oleh PBB. Lahir di Rio de Janeiro, 24 Agustus 1947. “Manuskrip yang Ditemukan di Accra”, pengalih bahasa Tanti Lesmana, adalah karya Coelho yang terbit pada tahun 2012. Dan, ini menjadi karya kedua Coelho yang saya baca setelah “The Alchemist”.

“Sejak membaca prolog dan bab awal buku ini, memori saya langsung melesat ke buku “Sang Nabi” karya Kahlil Gibran. Mirip banget. Apakah dua penulis berkelas internasional ini menulisnya dari sumber yang sama, Wallahu ‘alam. … Saya pun sebagai pembaca ikut terpukau dengan uraian si orang bijak. Saya terhipnotis dengan buku ini sehingga mampu menamatkannya dalam waktu tidak lebih dari 24 jam.” –Ade Damayanti, Goodreads.

Persis seperti kata Ade, saya pun merasa hal yang sama. Buku ini mengingatkan saya kepada penyair asal Lebanon, Kahlil Gibran. Saya juga berhasil menamatkan buku ini dalam hitungan jam saja. Satu kata untuk “Manuskrip yang Ditemukan di Accra” : Menarik! Baca selengkapnya →

Belajar dari “Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat”

Published Juni 23, 2019 by Rabiatul Adawiyah

Sumber gambar: google.com

… berlapang dada dan membiarkan sesuatu pergi.

 

Cover buku biasa saja, warna oranye dengan tulisan berukuran besar berwarna hitam. Namun, yang menarik ada pada judul. Berbicara tentang “Bodo Amat”, saya masuk dalam golongan orang yang suka memikirkan hal-hal tidak penting, artinya jauh dari sikap bodo amat. Kadang, sikap seperti ini sangat menjengkelkan, sebab menyita konsentrasi. Maka dari itu, saya tertarik membaca buku yang beberapa pekan ramai berkeliaran di blog. Semenarik apa sih bukunya?

Diterjemahkan oleh F. Wicaksono dari judul asli “The Subtle Art of Not Giving a F*ck” karya Mark Manson. Buku kategori self improvement, dibaca usia 17+, begitu yang tertulis di sampul belakang, merupakan buku pertama Manson dan menjadi buku terlaris versi New York Times dan Globe and Mail. Congratulation! Baca selengkapnya →