Belum Punya Sabar

Published Maret 17, 2017 by Adawiyah
Hasil gambar untuk belajar sabar gambar

Sumber Gambar: Google

Seorang Ibu yang baru saja belajar ilmu makrifat bercerita kepada kawannya. “Wah enak lho Jeng, belajar ilmu makrifat. Hati menjadi damai, hidup jadi tenang. Pokoknya Jeng, sebagai umat muslim harus memahami ilmu makrifat.”
“Benar nih Bu, saya jadi ingin belajar,” sahut kawannya.
“Kalau belajar ilmu makrifat seperti saya ini, pasti akan menemukan ketenangan batin, pikiran jadi jernih. Tidak pernah memikirkan duniawi, yang ada hanya memikirkan akhirat. Benar-benar nikmat, Jeng.”
Tiba-tiba seorang supir pribadi Ibu yang belajar makrifat datang memberikan kabar yang tidak mengenakkan hatinya. “Maaf Bu! Mobilnya ditabrak gerobak sampah,” kata sang supir.
“Apa? Kamu ini gimana sih? Itukan mobil baru beli, kreditnya saja belum lunas. Kenapa bisa ditabrak gerobak? Dasar kamu! Cepat bawa ke bengkel, gaji kamu saya potong 20% buat ganti biaya bengkel,” sahut sang Ibu yang baru saja belajar makrifat.
“Gara-gara belajar makrifat, kali ya? Ibu ini kok jadi pemarah begitu.” Pikir kawannya heran.

Sumber: Guyon Orang-orang Makrifat. Wibi AR.

Puisi 72

Published Januari 26, 2017 by Adawiyah

Aku adalah kumpulan rindu 

Yang sengaja kau lupakan

Dan kau abaikan

Kau cari saat kehilangan

Kau peluk saat kesepian

Saat aku nyata kau tinggalkan

Bilamana aku tiada kau inginkan

Aku diam lama sepi sejuta kenangan

Menahan sakit sebagai pelarian

Menutup kata dalam kebisuan

Aku adalah kumpulan rindu

Yang kau asingkan

Dan kau lalaikan

Kau cari saat hatimu tanpa kesenangan

Tanpa ketenangan
23-01-17

Puisi 67

Published Januari 22, 2017 by Adawiyah

​Sore masih hujan gerimis

Basahi bebatuan kecil kian terkikis

Angin menjeda nafas yang hampir menipis

Sesak serak kepiluanku menangis

Hariku hujan gerimis

Kamboja gugur di tangan bumi yang teriris

Lalu menebar aroma pada nama yang kutulis

Pada lembar bayangan yang kulukis

Senja semakin gerimis

Aku memanggil jiwanya yang egois

Suaraku parau nyaris habis

Aku rindu kisah bersamanya yang manis

22-01-17

Puisi 1

Published Januari 21, 2017 by Adawiyah

​Kasihku,

Kau lupa, kita pernah bersama sekian lama

Kita juga punya cinta

Berharap jadi satu cinta untuk selamanya

Melegenda sampai kita menua

Kau lupa, kita punya cerita indah bersama

Yang kita jalani berdua, berdua saja

Ya, kau pasti tak ingat lagi segalanya

Bahkan tak mampu mengingat sebuah nama

Yang menggetarkan hati kala kau mendengarnya

Kini kau sudah melupakan dirinya

Yang ciptakan senyum manis kala kau memanggilnya

Membawa ketenangan saat kau melihat wajahnya

Matanya bening bundar tak terpoles berbagai warna

Membuatmu semakin jatuh cinta

Ya, kau pasti tak ingat lagi segalanya

Kau tak akan pernah mengingat semua yang pernah ada


T.Pura, 01-06-16

Workshop Sehari Bersama BI dan NET TV

Published Januari 19, 2017 by Adawiyah
img_20161117_121442

Sumber Gambar: Koleksi Pribadi

Niat untuk membuat tulisan ini sudah lama. Tetapi beberapa alasan menjadikannya tertunda.

17 Nopember 2016 merupakan kegiatan workshop terakhir yang saya ikuti di tahun 2016. Pukul 08:15 saya tiba di halaman gedung Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU). Di sana sudah banyak orang. Saya kira saya telat karena dijadwal acara dimulai pukul delapan. Saya telah lima belas menit. Maklum saya tinggal di luar kota. Perjalanan menghabiskan waktu sekitar dua jam. Syukur saya masih mendapatkan tiket dengan nomor dua ribu sekian. Auditorium USU berkapasitas 2500 orang sehingga saya mendapat tempat di lantai dua.

Baca selengkapnya →

Quote: Novel “Sepotong Hati yang Baru” Karya Tere Liye

Published Januari 19, 2017 by Adawiyah
Hasil gambar untuk sepotong hati

Sumber Gambar: edelweiss-WordPress.com

Buatlah catatan kecil saat membaca, baik tulisan fiksi maupun non-fiksi. Tulis poin-poin penting atau yang menarik. Jangan biarkan lewat begitu saja dengan mengandalkan ingatan karena bisa saja kita lupa. Suatu hari catatan tersebut bisa menjadi referensi.

Ini adalah hasil dari catatan saya membaca novel “Sepotong Hati yang Baru” karya Tere Liye.

Baca selengkapnya →

Kata dan Makna

Ekspresi diri untuk semua

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

The Thousand Pieces of Me

Indeed, It is small pieces that make a big picture

Stories From Sakarya

Experiences, Social Criticism, Politics, and IR

Abu Maisan

Terbang Tinggi Melesat Menembus Awan